Apa Sebenarnya yang Disebut Kandung Kemih yang
Hiperaktif atau
Overactive Bladder (OAB) ?
Overactive
Bladder (OAB)
adalah kondisi dimana
kandung kemih berkontraksi tidak semestinya,
menyebabkan desakan tiba-tiba untuk kencing. Ketika
hal ini terjadi, pada beberapa orang menyebabkan
juga terjadinya ’ ngompol’ (sedikit menetes
sebelum dapat mencapai toliet), walaupun hal ini
tidak selalu terjadi. Gejala lain dari OAB adalah
sering ke toilet – delapan kali atau lebih selama 24
jam dan terbangun satu kali atau lebih pada malam
hari untuk kencing.
Kandung kemih
adalah organ yang berbentuk tabung terdiri
dari lapisan otot (otot detrusor), merupakan
bagian dari sistem tubuh yang bekerja
membawa hasil metabolisme yang tak terpakai
keluar tubuh.
Hasil metabolisme ini
dihasilkan oleh berbagai organ yang kemudian
dibawa melalui aliran darah dan dibawa ke
ginjal.
Ginjal
kemudian menyaring darah dengan jaringan
khususnya, mengumpulkan sisa hasil
metabolisme dan cairan lainnya menjadi urin
dan ditampung. Ginjal mengeluarkan urin
melalui saluran kecil yang disebut ureter,
dan ditampung dalam kandung kemih. Kandung
kemih yang berfungsi menampung urin dapat
menampung kira-kira sebanyak dua cangkir
cairan. Dan ketika Anda siap untuk berkemih,
maka urin akan turun melalui saluran yang
disebut uretra dan keluar dari tubuh.
Kandung kemih dan otak bekerja bersamaan
untuk mengontrol kegiatan berkemih Anda.
Setelah kandung kemih kosong, otak akan
memerintah kandung kemih (pada otot detrusor)
untuk relaks, dengan mengirimkan sinyal
melalui sistem saraf.
Hal ini menyebabkan kandung kemih mengembang
dan kembali terisi urin. Segera setelah
penuh maka kandung kemih akan mengirim
sinyal kembali ke otak. Dan Anda menjadi
mengalami sensasi penuh dan menahan urin,
pada bagian ini menjadikan otot yang ada
disekitar urethra ( otot sphinter )
berkontraksi. Ketika Anda siap untuk berkemh,
syaraf akan mengirikan sinyalnya kepada otot
detrusor untuk relaks. Hal ini menyebabkan
urin keluar dari kandung kemih melalui
urethra. Kemudian Anda secara sadar
merelaksasikan otot sphincter eksterna,
membiarkan urin keluar dari tubuh. Dan
sekali lagi
kandung kemih
kosong, dan prosesnya kembali baru lagi.
Ketika anda mengalami
OAB,
maka otot detrusor berkontraksi disaat yang salah,
yaitu
sebelum kandung kemih
Anda penuh.
Hal inilah yang disebut sebagai terlalu aktifnya
detrusor (otot yang melingkupi kandung kemih) atau
ketidakstabilan detrusor. Anda akan merasa sangat
tiba-tiba dan segera untuk berkemih dan Anda
kemungkinan tidak dapat mengontrol kandung kamih
Anda walaupun hanya untuk beberapa detik. Anda
mungkin akan berkemih selama waktu tidur, setelah
meminum air atau bahkan ketika Anda mendengar air
mengalir.
untuk menilai derajat keparahan OAB yang Anda derita, maka Anda dapat mengisi kuesioner mengenai skor OAB dibawah ini :
OABSS Kuesioner