|
Beberapa kondisi lain, yang disebut faktor resiko yang berhubungan dengan OAB ( dimana tidak selalu menjadi penyebabnya). Jika Anda mempunyai satu atau beberapa faktor resiko maka Anda kemungkinan akan menderita OAB dibandingkan orang lain: depresi, kecemasan, deficit disorder, attention, fibromyalgia, interstitial cystitis, obesitas, kekambuhan infeksi saluran kemih dan mengompol pada masa kecil.
Overactive bladder
adalah kondisi yang umum: kira-kira diderita 34 juta orang dewasa di USA. Dan banyak dokter berpendapat, bahwa OAB tidak hanya ditemukan pada wanita, OAB berefek hampir sama banyak antara pria dan wanita. Faktanya, ada sekitar 16% dari seluruh populasi pria dan 17% dari seluruh populasi wanita menderita OAB. Sedangkan pada penelitian di 11 negara di Asia (termasuk di Indonesia) prevalensi OAB adalah 51,4 % pada wanita1 dan 29,9 % pada pria2
|
|
Tidak setiap orang yang menderita OAB mengalami ’ngompol’. Hanya sekitar satu sepertiga dari seluruh pasien yang menderita OAB yang mengalami ’ngompol’ dan gejala ini bervariasi antara pria dan wanita. Pada pria dengan OAB biasanya mengalami ’dry’ (hanya 16% yang mengompol) sementara pada wanita banyak yang mengalami ’wet’ (55% mengompol)
Baik pria maupun wanita, dengan meningkatnya umur makin meningkat pula resiko terjadinya OAB. Pada wanita angka makin meningkat setelah berumur 44 tahun, sedangkan pada pria, setelah berumur 65 tahun. Pada seluruh populasi, setelah berumur 75 tahun, sekitar 30-40% menderita OAB.
|